Exchange Seminar: SITH & The University of Tsukuba

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB bekerja sama dengan Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba, Jepang mengadakanExchange Seminar pada tanggal 27 Maret 2013 di Ruang Serba Guna Perpustakaan Pusat ITB. Acara seminar ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari SITH ITB, antara lain Prof. Dr. Tati S. Syamsudin, Dr. Pingkan Aditiawati, Dr. Endah Sulistyawati, Dr. I. Nyoman P. Aryantha, Dr. Anggraini Barlian, Dr. Devi N. Choesin, Dr. Indra Wibowo, dan Dr. Eka Mulya Alamsyah, sedangkan perwakilan dari Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba antara lain Prof. Hiroshi OI, Assc. Prof. Mitsuteru IRIE, Assc. Prof. Ryozo NOGUCHI, dan Assist. Prof. Junichi ABE. Exchange Seminar ini juga dihadiri oleh dosen – dosen SITH lainnya serta 118 mahasiswa SITH. Exchange Seminar terdiri dari 4 sesi, meliputi pemaparan profil masing-masing sekolah, pemaparan beberapa topik riset di SITH ITB dan Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba, serta pembicaraan kerja sama pendidikan dan riset antara SITH ITB dengan Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba.

Sesi pertama seminar dimoderatori oleh Dr. Endah Sulistyawati dan meliputi penjelasan profil SITH ITB oleh Dekan SITH ITB,Prof. Dr. Tati S. Syamsudin, serta profil Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba oleh Prof. Hiroshi OI. University of Tsukuba termasuk ke dalam Top 10 universitas di Jepang dan Top 200 di dunia (QS Worldwide Rangkings) serta memiliki keunggulan di bidang natural sciences. University of Tsukuba telah menghasilkan 3 ilmuwan peraih penghargaan Nobel. Universitas ini terletak di kawasan Tsukuba Science city, sekitar 45 menit dari Tokyo menggunakan Tsukuba Express Train. Kawasan ini memiliki 60 organisasi riset dan pendidikan. Program S1 yang ada di School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba adalahBiological Sciences, Agro-Biological Resource Sciences, dan Geosciences. Program S2 yang ditawarkan di Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba adalah Geosciences, Biological Sciences, Agro-bioresources Science and Technology, dan Environmental Sciences, sedangkan untuk program Doktor adalahIntegrative Environmental Sciences, Geoenvironmental Sciences, Earth Evolution Sciences, Biological Sciences, Appropriate Technology and Sciences for Sustainable Development, Biosphere Resource Science and Technology, Life Sciences and Bioengineering, Bioindustrial Sciences, Sustainable Environmental Studies, danAdvanced Agricultural Technology and Sciences.

Pembicara selanjutnya pada sesi pertama adalah Assc. Prof. Mitsuteru IRIE (University of Tsukuba) yang menjelaskan mengenai Academic Exchange Agreement between ITB and Tsukuba Short Term Programs and Related Scholarships. University of Tsukuba menyediakan program pendidikan berbahasa Inggris sebagai bagian dari Tsukuba Global 30 program bagi mahasiswa Internasional, antara lain program S2 Medical Sciences, Nano science, Sustainable Agricultural and Rural Development, dan Waste Managementsedangkan untuk program S3 antara lain Arid Lands Resource Science, Bioindustrial Science, dan Medical Sciences. University of Tsukuba juga memiliki kantor internasional, antara lain University of Tsukuba North African and Mediterranean Centre for Research and Education, dan University of Tsukuba Ho Chi Minh City Office. Beberapa program pendidikan jangka pendek (short term programs) yang ditawarkan bagi mahasiswa Internasional adalah Short Term Students Program (3-12 bulan), Exchange Students Program bagi mahasiswa dengan catatan akademik unggul, serta Exchange Research Student Program bagi mahasiswa S2 yang ingin memasuki program S3 di University of Tsukuba. Ada juga program Junior Year at Tsukuba Program (JTP) bagi mahasiswa S1 yang tertarik mengambil perkuliahan berbahasa Inggris dalam bidang Hukum, Ekonomi, Biologi, Kimia, dan Geosains. Pada program ini mahasiswa juga dapat sekaligus belajar bahasa dan kebudayaan Jepang. Beasiswa bagi program pendidikan S1, S2, S3, serta program pendidikan jangka pendek tersedia dari University of Tsukuba yang bekerja sama dengan pemerintah Jepang. Mahasiswa dari partner universities yang memiliki kerja sama dengan University of Tsukuba dapat menghubungi koordinator di universitas bersangkutan maupun University of Tsukuba untuk program pertukaran mahasiswa maupun beasiswa yang tersedia. Mahasiswa S2 yang tertarik untuk melanjutkan S3 di University of Tsukuba juga dapat melakukan kontak awal melalui e-mail dengan dosen atau profesor dengan bidang riset yang sesuai.

Sesi kedua seminar dimoderatori oleh Dr. I. Nyoman P. Aryantha (SITH ITB). Pada sesi ini dipaparkan tiga topik riset, yaitu mengenai Education and Research on Environmental Technology in Biomaterials, Wood and Paper Sciences, Food and Biomass Science Field of ATSSD oleh Prof. Hiroshi OI (University of Tsukuba), Wood Technology Research at SITHoleh Dr. Eka Mulya Alamsyah (SITH ITB), dan Economic Effect of Introduction for Oil Separation System for Palm Oil Mill Effluent in Indonesia by Agricultural Machinery and Food Systems Engineering oleh Assc. Prof. Ryozo NOGUCHI (University of Tsukuba). Sesi ketiga dimoderatori oleh Dr. Anggraini Barlian (SITH ITB).
Pada sesi ini dipaparkan empat topik riset, yaitu Identification and Expression of Cannabionoid Receptor, gpr55, in Zebrafish as a Model System oleh Dr. Indra Wibowo (SITH ITB),Environmental Biomonitoring of Radiocesium Accumulation in Wild Mushrooms after the Accident in Fukushima I NPP, 11th March 2011 oleh Assist. Prof. Junichi ABE (University of Tsukuba), Countermeasure to the Sedimentation in Reservoirs: inc. Acitivity Introduction of Ecoregion Development Engineering Group and Alliance for Research on North Africa oleh Assc. Prof. Mitsuteru IRIE (University of Tsukuba), Ecological Research at SITH oleh Dr. Devi N. Choesin (SITH ITB). Di setiap akhir sesi seminar diadakan tanya jawab antara mahasiswa dan para pembicara.

Exchange Seminar diakhiri dengan diskusi antara para pembicara dari Graduate School of Life and Environmental Sciences of The University of Tsukuba dengan perwakilan dari SITH ITB untuk membicarakan kolaborasi di bidang pendidikan dan riset di masa depan. Informasi selengkapnya mengenai University of Tsukuba dapat dilihat pada situswww.global.tsukuba.ac.jp.

Sumber: Maya Fitriyanti