Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia (MBI)

KERJASAMA ANTARA SITH ITB DAN MASYARAKAT BIODIVERSITAS INDONESIA,
JURNAL BIODIVERSITAS DAN NUSANTARA BIOSCIENCE INTERNATIONAL JOURNAL

Jatinangor, Sabtu (13/6/2015) bertempat di Kampus ITB Jatinangor telah digelar dengan sukses acara seminar nasional biodiversitas bertemakan “keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem dari kawasan pegunungan”. Seminar nasional kali ini merupakan bentuk kerja sama antara masyarakat biodiversitas Indonesia (MBI) dan SITH ITB yang didukung oleh Jurnal Nasional Biodiversitas dan International Journal of Nusantara Bioscience. Acara diawali oleh penyampaian ketua panitia, Dr. Ahmad Dwi Setiawan (UNS Solo) dan dibuka secara resmi dibuka Wakil Dekan Bidang Akademik SITH ITB, Dr. Tjandra Anggraeni. Hadir pula pada kesempatan ini sebagai undangan kehormatan adalah Wakil Direktur Eksekutif ITB Jatinangor, Dr. Taufikurrahman.

Pemakalah utama (keynote speakers) pada seminar ini adalah Prof. Dr. Tati Suryati Syamsudin (Guru Besar Ekologi SITH ITB), Prof. Dr. Herny Simbala (Guru Besar Biologi Unsrat Manado), Prof Johan Iskandar (Guru Besar Etnobiologi Unpad) dan Dr. Harjoni Kilowasid (Unhalu). Selain itu, seminar ini diikuti oleh 80 peserta presentasi oral dan 30 presentasi poster dari berbagai institusi di Indonesia. Seminar nasional biodiversitas ini diketuai oleh Dr. Ahmad Dwi Setiawan (UNS Solo) beranggotakan pengurus MBI dari setiap institusi termasuk SITH ITB yang pada kesempatan kali ini menjadi tuan rumah. Panitia dari SITH ITB adalah Dr. Dian Rosleine, Dr. Ichsan Suwandhi dan Dr. Mia Rosmiati.

Sesi I plenary dengan dipandu moderator Dr. Ruhyat Partasasmita (Jurusan Biologi Unpad) diisi oleh dua keynote speakers, yaitu Prof. Tati S. Syamsudin mengangkat topik sesuai dengan tema seminar adalah “ keanaekaragaman hayati dan jasa ekosistem pegunungan” dan Prof. Herny Simbala secara spesifik mengangkat topik tentang palma endemic Sulawesi Areca vestiaria sebagai bahan aktif anti kanker. Sesi II plenary dipandu oleh moderator Dr. Ichsan Suwandhi (SITH ITB) mengangkat dua keynote speakers, Prof. Johan Iskandar dengan topik utama tentang kearifan local masyarakat Baduy Dalam, dan Dr. Harjoni Kilowasid dengan mengangkat topik hubungan antara keanekaragaman makrofauna tanah dengan produkstivitas pertanian. Kedua sesi sangat menarik perhatian peserta dengan diskusi dan tanya jawab yang begitu interaktif dan dinamis.

Selesai sesi plenary, dilanjutkan dengan sesi poster dan presentasi oral secara parallel dilaksanakan di delapan ruang seminar dengan dipandu oleh moderator-moderator handal SITH ITB antara lain Dr. Hikmat Ramdan, Dr. Yooce Yustiana dan Dr. Dian Rosleine, juga dari institusi lainnya seperti Dr. Widi Sunaryo (Unmul), Dr. Samharianto (Unlam), Prof. Johan Iskandar dan Dr. Ruhyat (Unpad), serta Dr. Popi Rejekiningrum (Baliklimat Bogor)

Acara seminar nasional ditutup langsung oleh Dr. Ahmad Dwi Setiawan dengan berbagai penjelasan mengenai MBI dan rencana seminar-seminar berikutnya. Seminar Nasional Biodiversitas dilaksanakan setiap tiga bulan di berbagai kota dan institusi. Periode berikutnya adalah September 2015 akan dilaksanakan di kampus UAI Jakarta dan November 2015 di kampus UNS Solo sekaligus di tempat yang sama akan diselenggarakan biodiversity international conference. Panitia dengan sangat terbuka menerima partisipasi dari semua peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitiannya pada seminar-seminar dimaksud. Akhirnya panitia mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan sehingga acara seminar ini berjalan dengan lancar dan sukses. Sampai jumpa pada periode seminar-seminar berikutnya. (reported by Ichsan Suwandhi)

Foto Selengkapnya..