Kuliah Tamu dan Pertemuan dengan Dosen Wali Mahasiswa Angkatan 2015

Jum’at, 09 Oktober 2015 SITH ITB menyelenggarakan acara pertemuan para dosen wali dengan mahasiswa baru angkatan 2015. Bertempat di Aula Timur ITB seluruh mahasiswa baru SITH angkatan 2015 yang berjumlah kurang lebih 270 orang berkumpul di tempat tersebut. Mahasiswa dan mahasiswi yang terdiri dari Program Sciens dan Rekayasa berkumpul berdasarkan dosen walinya masing-masing. Selain para dosen wali dan mahasiswa baru, acara tersebut juga dihadiri oleh para asisten akademik SITH, Wakil Dekan Bidang Akademik (Dr. Tjandra Anggraeni) , Wakil Dekan Bidang Sumberdaya (Dr. Iriawati) dan Dr. Agus Pakpahan, APU sebagai pembicara pada kuliah tamu.

Acara yang dimulai pukul 13.30 WIB diawali dengan pemutaran kembali video profil SITH yang bertujuan untuk mengenalkan tentang Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH-ITB) kepada mahasiswa baru. Wakil Dekan Bidang Akademik (Dr. Tjandra Anggraeni) membuka acara tersebut dan sedikit mengenalkan kembali SITH kepada para mahasiswa baru.

Setelah acara dibuka oleh WDA-SITH, disambung dengan acara inti yang pertama yaitu Kuliah Tamu oleh Dr. Agus Pakpahan, APU. Perkenalan singkat disampaikan oleh Dr. Agus Pakpahan, APU untuk memulai kuliah tamu. Mengenalkan juga website pribadi www.aguspakpahan.com untuk yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Dr. Agus Pakpahan, APU. Rasa bangga kepada para mahasiswa baru SITH-ITB 2015 yang duduk dihadapannya diucapkan dengan menyebut “Pemimpin yang akan datang”.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Agus Pakpahan, APU mengusung materi yang berjudul “Black Soldier Fly for Solving Unsustainability Problems : Integrating Sciences, Technology and Development”. Tanpa disadari kehadiran Lalat Hitam memberikan manfaat tersendiri bagi sebagian orang. Orang – orang sebagian besar merasa jijik dengan lalat, karena lalat identik dengan tempat yang kotor sehingga dianggaplah kalau lalat itu kotor. Dan disampaikan oleh pembicara tersebut, bahwa lalat itu tidak kotor tapi tempatnya lah yang kotor. Setelah menelaah buku yang berjudul Flies karya Stphen A Marshall, ia menemukan inspirasi untuk memanfaatkan Lalat yakni “ Tentara Lalat Hitam menjadi panglima di tumpukan sampah”. Setelah sekitar 1 jam menyampaikan materi, dilanjutkan dengan tanya jawab.

Acara inti yang kedua yaitu perwalian dimana para mahasiswa berkumpul dengan masing-masing dosen walinya. Dikarenakan sebagian dosen wali tidak bisa menghadiri acara tersebut, Wakil Dekan bidang Akademik Dr. Tjandra Anggraeni mewakili untuk berdiskusi dengan para mahasiswa. Dan yang lainnya berdiskusi dengan dosen wali masing-masing dengan berkumpul membentuk lingkaran kecil agar memudahkan untuk diskusi.