HIMPUNAN MAHASISWA REKAYASA KEHUTANAN ‘Selva’ ITB MENYELENGGARAKAN PROGRAM SENAM DI GUNUNG GEULIS

Penulis : Dr. Yayat Hidayat S.Hut., M.Si., IPM

SITH.ITB.AC.ID, BANDUNG – Minggu (19 November 2017), Himpunan Mahasiswa Rekayasa  Kehutanan ‘Selva’ ITB menyelenggarakan program Sekolah Menanam (SENAM) di Sekitar Gunung Geulis, tepatnya di Desa Jatiroke Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Kegiatan sekolah menanam (Senam) Selva merupakan salah satu kegiatan Divisi Kemasyarakatan HMH ‘Selva’ ITB yang di ketuai oleh Agis Setiyani (11514044). Dalam program tersebut HMH ‘Selva’ menggandeng kerjasama dengan Forum Komunikasi Gunung Geulis (FORSIGUGEUL) yang diketuai oleh Bapak Saepudin. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 anak anak sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Hikmah dan Darul Amanah yang berlokasi di Desa Jatiroke. Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa guru PAUD, orang tua siswa dan muda mudi Karangtaruna Desa Jatiroke. Dalam kesempatan tersebut hadir pula perwakilan dari dosen Rekayasa Kehutanan ITB yaitu Bapak Dr. Yayat Hidayat S.Hut., M.Si., IPM, Bapak Dr. Sopandi Sunarya S.Hut., M.Si., serta Ibu Dr. Mulyaningrum S.Hut., M.Si., IPM. Program Senam ini merupakan salah satu program unggulan dari HMH ‘Selva’ ITB dan akan dipertahan setidaknya dalam lima tahun ke depan.

Acara dimulai pukul 08.00 pagi dengan kegiatan olahraga senam bersama yang diikuti oleh anank-anak PAUD, guru, orang tua, mahasiswa, karangtaruna dan dosen. Olaharga senam bersama tersebut dipimpin oleh tiga orang instruktur dari mahasiswa Rekayasa Kehutanan ITB. Acara olahraga senam bersama dibawakan dengan penuh keceriaan. Selepas olahraga senam bersama, peserta anak-anak PAUD digiring panitia untuk berkumpul di saung pertemuan untuk mengikuti acara sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua HMH ‘Selva’ ITB, Prasetyo Sukma Raharjo (11514043), sambutan kedua disampaikan oleh perwakilan dari Prodi Rekayasa Kehutanan, Bapak Dr. Sopandi Sunarya, SHut, MSi. IPM, dan sambutan ketiga disampaikan oleh Ketua Forsigugeul, Bapak Saepudin. Dalam sambutannya Prasetyo menyatakan bahwa program Senam bertujuan untuk mendekatkan hubungan silaturahmi antara mahasiswa Rekayasa Kehutanan ITB dengan masyarakat Desa Jatiroke, untuk mengajak dan berbagi dalam menumbuhkan karakter gemar menanam dan mencintai lingkungan dari sejak usia dini. Dr. Sopandi, dalam sambutannya menekankan kepada pentingnya mahasiswa Rekayasa Kehutanan untuk terjun langsung ke masyarakat untuk melatih rasa kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungannya serta berbagi ilmu pengetahuan kepada mereka. Ketua Forsigugeul dalam

sambutannya mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya atas kepedulian civitas akademika ITB khususnya dari prodi Rekayasa Kehutanan ITB yang telah melakukan pembinaan kepada masyarakat sekitar Gunung Geulis, khususnya masyarakat Desa Jatiroke. Masyarakat Gunung Geulis siap berpartisipasi dengan ITB untuk melestarikan hutan Gunung Geulis.   Beliau berharap program ini terus berlanjut di masa masa yang akan datang.

Selesai acara sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan pembelajaran teknik menanam yang diselingi dengan kegiatan pengenalan beberapa jenis bibit pohon, permainan (games) anak-anak dan dongeng anak. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelompok dan setiap kelompok dibimbing oleh tiga orang pembimbing (fasilitator) dari mahasiswa Rekayasa Kehutanan. Kegiatan ini diikuti dengan antusiasme anak-anak dengan suka cita dan riang gembira. Keseluruhan acara selesai pada pukul 11.30 WIB dan ditutup dengan pemberian sedikit kenang-kenangan dari HMH ‘Selva’ ITB kepada PAUD Al Hikmah, PAUD Darul Amanah dan Forum Komunikasi Gunung Geulis.