Kuliah Lapangan Mahasiswa Teknologi Pasca Panen Peserta Mata Kuliah Unit Operasi Pasca Panen di Industri Minyak Kayu Putih PMKP Jatimunggul Perum Perhutani KPH Indramayu

Penulis : Dr. Yoyo Suhaya

SITH.ITB.AC.ID, JATINANGOR – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi mahasiswa program studi Teknologi Pasca Panen khususnya dalam MK. Unit Operasi Pasca Panen telah dilakukan kunjungan / kuliah lapangan ke Industri / Pabrik Minyak Kayu Putih (PMKP) Jatimunggul Perum Perhutani KPH Indramayu pada sabtu 2 Desember 2017.

Pada kuliah lapangan ini mahasiswa diberikan pengetahuan bagaimana mengolah (menyuling) daun kayu putih menjadi minyak kayu putih.  Selain itu mahasiswa diberikan tugas untuk menganalisis setiap tahapan yang ada di dalam proses penyulingan minyak kayu putih di PMKP Jatimunggul, mulai dari tahapan tungku pembakaran (analisis jenis & jumlah bahan bakar yang digunakan per periode waktu), tahapan pada boiler (banyaknya air yang digunakan untuk mengisi boiler dan dididihkan per periode waktu,  serta suhu tekanan yang dihasilkan), tahapan penyulingan pada pan/ketel pemasak (suhu, tekanan dan lama penyulingan), tahapan kondensasi/ pendinginan uap air dan uap minyak melalui pipa-pipa kondensasi yang didinginkan dengan air mengalir, dan tahapan pemisahan (separator) untuk memisahkan air dan minyak kayu putih yang dihasilkan.

Selain itu ditunjukkan juga teknik mendinginkan air yang keluar dari proses kondensasi karena suhunya menjadi tinggi (berkisar 50-60 oC)  dan dapat digunakan kembali dalam proses kondensasi, sedangkan air yang diperoleh dari tahapan pemisahan/separator (hasil dari penguapan) dibuang ke kolam-kolam pengolahan limbah, untuk diolah terlebih dahulu pada kolam-kolam pengendapan sebelum dibuang atau dialirkan ke sawah/ sungai.

Gambar 1. Instalasi penyulingan dengan sistem steam (uap panas) dari boiler

Gambar 2. Daun kayu siap diproses (kiri) dan limbah daun kayu putih yang belum termanfaatkan (kanan)

Berdasarkan informasi dari Kepala PMKP Jatimunggul Bapak Saripudin, diketahui bahwa produksi rata-rata harian daun kayu putih yang diproduksi adalah sebesar 70 ton per hari dengan produksi minyak kayu putih sebesar 420 kg (atau rendemen rata-rata sebesar 0,6%).  Bahan bakar untuk boiler selama ini digunakan limbah daun kayu putih, akan tetapi limbah yang termanfaatkan baru sebesar 30% dari total limbah daun kayu putih.  Sehingga masih tersisa lebih kurang 70% atau hampir 50 ton limbah daun kayu putih setiap harinya yang belum termanfaatkan. Hal ini merupakan potensi untuk bahan penelitian dan kemungkinan pemanfaaatannya menjadi produk lain yang bernilai lebih.

Setelah selesai mengunjungi bagian-bagian yang merupakan tahapan pada proses pengolahan atau penyulingan minyak kayu putih dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan Kepala PMKP seputar pengelolaan pabrik minyak kayu putih.