Mahasiswa ITB Wakili Indonesia di 3rd ASEAN Biology Camp 2018

BANDUNG, itb.ac.id, sith.itb.ac.id – Enam mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mengikuti kegiatan di 3rd ASEAN BIOLOGY CAMP 2018 yang diselenggarakan oleh Phuket Rajabhat University, Thailand.

Keenam mahasiswa tersebut berasal dari Program Studi Biologi ITB. Mereka adalah Zuleika Almira, Aulia Marwah, Ibtisani, Grace Aprilia, Daur Sarahwati dan Eliana Juanita. Acara yang diselenggarakan sejak tahun 2016 ini, kali ini diikuti sebanyak 10 kelompok mahasiswa dari berbagai negara, diantaranya Indonesia, Singapura, Malaysia dan Thailand. Masing-masing kelompok terdiri dari 4-8 orang mahasiswa yang kesemuanya menekuni bidang biologi.

Kegiatan hari pertama tiba di Phuket, para mahasiswa berkeliling untuk mengikuti tur edukasi di Museum of Seashell, Thailand. Mereka  diperkenalkan dengan beraneka ragam jenis kerang dan siput yang menjadi koleksi museum tersebut. “Kegiatan peserta kamp biologi di hari kedua lebih padat dari sebelumnya,” ujar Zuleika. Aktivitas lapangan berupa observasi siput tanah di Tonsai Waterfall dilakukan secara berkelompok untuk kemudian diidentifikasi. Setiap kelompok kemudian diminta untuk mempresentasikan hasil temuannya. Tidak hanya itu, seluruh peserta juga diberi tugas untuk mengidentifikasi tanaman di sekitar kawasan mangrove di Phuket Marine National Park.

Kedekatan dengan mahasiswa lain diperlihatkan saat masing-masing kelompok mahasiswa yang mewakili negaranya masing-masing, mempersembahkan tari-tarian daerah, musik dan drama. Mewakili Indonesia, mahasiswa ITB menarik perhatian dengan menampilkan lagu daerah dari Sumatera Utara, yaitu Manuk Dadali. Mereka berdendang sambil menggunakan kain ulos khas Batak sebagai pemanis.

Keikutsertaan mahasiswa ITB ke Thailand ini sebenarnya tanpa melalui proses seleksi yang panjang. Para mahasiswa cukup mengisi pendaftaran secara online. Melalui bimbingan langsung para pakar Biologi dari Phuket Rajabhat University, mereka diberi kan pengalaman untuk mengaplikasikan ilmunya secara langsung di lapangan. Salah satu peserta, Zuleika, mengatakan bahwa pengalaman mengikuti kamp ini memberikan pengalaman yang luar biasa kepadanya. “Selain mengasah keilmuan Biologi, kegiatan ini juga memberi kesempatan untuk dapat lebih mengenal budaya lain di negara ASEAN,” pungkas Zuleika.

Penulis:  Nabila Nurul Maghfirah – SAPPK (Reporter Kantor Berita ITB)