PEMBINAAN KADER SILVIKULTURIS DI SEKITAR KAWASAN HUTAN PENDIDIKAN GUNUNG GEULIS ITB

Penulis : Dr. Yayat Hidayat MSi

SITH.ITB.AC.ID  – JATINANGOR – Tim Pengabdian Masyarakat (PM) dari Kelompok Keahlian Teknilogi Kehutanan SITH ITB, telah selesai melakukan kegiatan PM dengan judul “ Pembinaan Kader Silvikulturis Di Sekitar Kawasan Hutan Pendidikan Gunung Geulis ITB”. Pelaksanaan kegiatan PM tersebut selama 6 bulan mulai dari bulan Juni hingga November 2017. Lokasi pengabdian adalah di Hutan Pendidikan Gunung Geulis ITB di Kabupaten Sumedang. Tim PM ini diketuai oleh Dr. Yayat Hidayat MSi, melibatkan mahasiswa Rekayasa Kehutanan, dosen dan Forum Komunikasi Gunung Geulis yang diketuai oleh Pak Saepudin.

Kegiatan PM ini dilatarbelakangi oleh adanya amanah dari kebijakan pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), bahwasanya pengelolaan KHDTK itu harus melibatkan dan memberdayakan masyarakat di sekitarnya.  ITB memerlukan kader-kader silvikulturis di masyarakat sekitar kawasan Hutan Pendidikan Gunung Geulis, yang memahami mengenai silvikultur (budidaya) hutan. Kader silviulturis ini diharapkan mampu berperan aktif dalam membangun dan memelihara kelestarian hutan Gunung Geulis. Oleh karena itu perlu upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan di bidang silvikultur kepada para kader (Lembaga Masyarakat Desa Hutan LMDH) di delapan Desa di sekitar Gunung Geulis.

Maksud dari kegiatan PM ini adalah membina kader silvikulturis pada LMDH di sekitar Hutan Pendidikan Gunung Geulis agar dapat berperan aktif dalam pengelolaan KHDTK HPGG. Tujuan dari kegiatan PPM ini adalah:

  • Melatih keterampilan teknik analisis vegetasi di kawasan hutan,
  • Melatih keterampilan teknik monitoring satwa liar seperti burung, mamalia, reptil dan sebagainya.
  • Melatih keterampilan teknik penilaian level degradasi lahan hutan,
  • Melatih keterampilan teknik penilian potensi wisata alam hutan
  • Melatih teknik pengolahan data dan penyajian informasi hasil monitoring.

 

Kegiatan PM Pembinaan Kader Silvikulturis meliputi:

  1. Sosialisasi program PPM kepada parapihak di sekitar kawasan Hutan Pendidikan Gunung Geulis ITB

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan penjelasan mengenai program PPM kepada para pihak di sekitar Gunung Geulis. Ouputnya adalah para pihak dapat memahami dan mendukung pelaksanan kegiatan PPM.

  1. Penjaringan (recruitment) peserta pelatihan (kader silvikulturis)

Kegiatan ini dilakukan melalui seleksi dan wawancara oleh tim khusus. Peserta pelatihan di rekrut dari anggota LMDH di sekitar Gunung Geulis sebanyak 32 orang dan Mahasiswa ITB tingkat akhir dan atau baru lulus (diutamakan mahasiswa Prodi Rekayasa Kehutanan SITH ) sebanyak 8 orang.

  1. Penyusunan modul pelatihan

Modul pelatihan disusun oleh para pakar di bidangnya dalam bentuk yang mudah dipahami oleh masyarakat desa (petani hutan). Materi modul pelatihan terdiri dari (1) teknik analisis vegetasi pohon, (2) teknik monitoring satwa liar, (3) teknik penilaian level degradasi lahan hutan (habitat), (4) teknik penilaian potensi wisata alam hutan dan (5) teknik pengolahan data dan penyajian informasi.

  1. Pelaksanaan pelatihan

Pelaksanaan pelatihan direncanakan di dalam ruangan (kelas) selama satu hari penuh. Pemberi materi ditunjuk dari para ahli di bidangnya. Peserta pelatihan mendapatkan kit pelatihan dan seragam kaos serta unga pengganti transport.

  1. Pelaksanaan observasi lapangan

Pelaksanaan observasi lapangan merupakan kegiatan praktik dari pelatihan monitoring flora dan fauna sekaligus melakukan teknik penilaian potensi wisata alam hutan. Kegiatan monitoring dilaksanakan dalam periode waktu satu bulan. Kegiatan observasi ini dilakukan secara berkelompok per desa (8 kelompok untuk 8 desa). Tiap kelompok kader silvikulturs LMDH ini didampingi oleh satu orang mahasiswa prodi Rekayasa Kehutanan SITH ITB yang juga telah dilatih. Tiap kelompok akan bekerja di setiap wilayah pemangkuan hutan desa masing-masing sesuai dengan peta kawasan pengelolaan hutan Gunung Geulis.

  1. Pengolahan data hasil observasi lapangan

Pengolahan data hasil observasi lapangan dilakukan secara berkelompok per desa. Kegiatan ini dilakukan dalam periode waktu satu bulan, termasuk pengolahan dan pnyajian data untuk ditampilakn pada acara ekspose (lokakarya).

  1. Ekspose hasil observasi lapangan

Kegiatan ekspose direncanakan akan dilaksanakan pada akhir kegiatan PPM di salah satu Balai Desa di sekitar Gunung Geulis. Materi yang dipresentasikan adalah hasil kegiatan monitoring flora fauna, penilaian kerusakan lahan hutan dan penilaian potensi wisata alam hutan. Masing-masing LMD dari setiap desa akan mepresentasikan hasil observasi lapangannya di hadapan para pihak yang diundang.

Luaran dari kegiatan PM ini adalah: (1) terbinanya kader silvikulturis sebanyak 32 orang dari perwakilan anggota LMDH di sekitar Gunung Geulis, (2) tersedia modul petunjuk teknis analisis vegetasi, satwa dan potensi wisata di areal Hutan Pendidikan Gunung Geulis, serta (3) tersedia data potensi vegetasi dan objek wisata yang dapat dikembangkan.