SITH ITB dan PT Vaksindo (JAPFA) Perkuat Sinergi Kampus–Industri melalui Kolaborasi Riset dan Inovasi Bioteknologi
Bogor, sith.itb.ac.id – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB) terus memperkuat langkah dalam upaya hilirisasi riset akademik agar berdampak langsung pada masyarakat. Sebagai wujud komitmen tersebut, pimpinan Dekanat beserta perwakilan dosen SITH ITB melaksanakan kunjungan strategis ke kantor pusat PT Vaksindo Satwa Nusantara (JAPFA) pada Jumat, 23 Januari 2026.

Kolaborasi dan kerja sama SITH ITB yang diwakilkan oleh Dr. Indra Wibowo (kiri) dengan PT Vaksindo yang diwakilkan oleh Ibu Maureen Kalona (kanan) dalam mendorong ketahanan pangan berbasis riset dan inovasi bioteknologi
Agenda utama pertemuan berfokus pada penjajakan kerja sama pendidikan, khususnya melalui skema Program Master dan Doctor by Research yang terintegrasi langsung dengan kebutuhan industri. Melalui skema ini, SITH ITB dan PT Vaksindo berupaya mencetak peneliti yang tidak hanya mumpuni secara teoritis, tetapi juga adaptif terhadap dinamika masalah di lapangan.
Diskusi yang berlangsung membahas potensi besar kolaborasi bioteknologi dalam menjawab isu krusial, yaitu ketahanan pangan nasional dan global. Kunci ketahanan pangan masa depan terletak pada inovasi bioteknologi kesehatan hewan. Oleh karena itu, kedua belah pihak menyoroti urgensi pengembangan vaksin dan probiotik lokal yang mampu meningkatkan produktivitas ternak nasional.
Fokus pembicaraan mencakup pengembangan dan produksi vaksin hewan ternak, produksi probiotik, hingga pemanfaatan pendekatan omics—sebuah teknologi mutakhir untuk sistem pengawasan dini (surveillance) dan respons cepat terhadap potensi wabah penyakit. Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menjaga kesehatan ternak yang bermuara pada kuatnya rantai pasok pangan.

Foto bersama perwakilan SITH ITB dengan PT Vaksindo beserta para alumni SITH.
Hadir mewakili SITH ITB, Dekan SITH ITB, Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc. dan Wakil Dekan Bidang Akademik, Azzania Febriani, S.Si., M.Si,, Ph.D., didampingi oleh perwakilan dosen yaitu Fenryco Pratama, S.Si., M.Si., Ph.D. (KK Bioteknologi Mikroba), Prof. Dr.rer.nat. Marselina Irasonia Tan, M.S. (KK Fisiologi Perkembangan Hewan dan Sains Biomedika), serta Dr. Ernawati Arifin Giri-Rachman, M.Si., Ph.D. (KK Genetika dan Bioteknologi Molekuler). Di sisi mitra industri, diskusi dipimpin oleh Ibu Maureen Kalona Kandou selaku Head of Science & Innovation PT Vaksindo, bersama Bapak Iif Arvani Arsyad (Head of HR & GA).
Momen ini terasa kian istimewa dengan hadirnya alumni SITH ITB yang kini berkarya di industri. Para alumni SITH ITB yang kini menjadi bagian penting dari tim PT Vaksindo, yaitu Antonia Ratih (Alumni S2 Bioteknologi ITB), Refiana Lestary (Alumni S1 Biologi ITB), dan Khrisna Putera (Alumni S1 Biologi ITB), turut serta dalam diskusi. Kehadiran para alumni mencerminkan keberhasilan ITB dalam menanamkan fondasi keilmuan yang kini berkembang dan berkontribusi nyata di sektor industri, sekaligus membuka peluang bagi generasi selanjutnya.
Sinergi antara SITH ITB dan PT Vaksindo ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, melainkan menjadi awal lahirnya insan akademisi dan profesional yang berani menjawab tantangan zaman. Ketika kampus dan industri berjalan beriringan dalam satu visi, bioteknologi tidak lagi hanya menjadi teori di atas kertas, melainkan menjadi garda terdepan dalam melahirkan inovasi yang memperkokoh kedaulatan pangan nasional dan global di masa depan.
Kontributor: Salma Sadiah (Bioteknologi, 2024)
Editor: Nita Yuniati