SITH ITB Akan Gelar International Summer Course 2026: Strategi Global untuk Ketahanan Pangan Masa Depan
Bandung, sith.itb.ac.id – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB) bersiap menyelenggarakan program internasional bertajuk “International Summer Course 2026 – Feeding the Future: Global Strategies for Food Security & Resilience“. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan konsep dan praktik mutakhir terkait pertanian berkelanjutan, produksi biomassa organik dan regeneratif, serta biosekuriti bioproduk, yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) 2: Zero Hunger.
Waktu dan Format Pelaksanaan
Program ini akan berlangsung secara luring (on-site) dengan detail sebagai berikut:
- Waktu Pelaksanaan: 20 – 31 Juli 2026
- Lokasi Kelas & Diskusi: Kampus ITB Jatinangor, Sumedang
- Kunjungan Lapangan (Field Trip): Kebun Pendidikan SITH ITB, Haurngombong, Sumedang
Topik Utama dan Narasumber Pakar
Summer Course ini berfokus pada dua pilar esensial untuk sistem pangan berkelanjutan, yakni Regenerative and Organic Biomass Production serta Biosecurity of Bioproduct. Program ini menghadirkan pakar dari berbagai institusi akademik dan industri global, di antaranya:
- Ramadhani Eka Putra (Institut Teknologi Bandung, Indonesia)
- Isty Adhitya Purwasena (Institut Teknologi Bandung, Indonesia)
- Maya Fitriyanti, Ph.D. (Institut Teknologi Bandung, Indonesia)
- Sartika Indah Amalia Sudiarto, Ph.D. (Institut Teknologi Bandung, Indonesia)
- Michael Garratt (University of Reading, United Kingdom)
- Samsuzana Abd Aziz (Universiti Putra Malaysia, Malaysia)
- Windi Muziasari (Resistomap, Finlandia)
- Devi Rameiyanti, M.Sc. (Merck Group, Indonesia)
- Karlina Bone, M.Sc. (PT TUV NORD, Indonesia)
Pengalaman Lapangan dan Eksplorasi Budaya
Untuk memperdalam pemahaman praktis, para peserta akan mengikuti agenda kunjungan lapangan pada tanggal 25 Juli 2026. Kegiatan eksploratif ini meliputi peninjauan kebun secara langsung, praktik pertanian organik (hands-on), serta sesi berbagi dan diskusi mengenai penerapan sistem pertanian regeneratif.
Keuntungan Peserta
Program ini menawarkan manfaat komprehensif bagi pengembangan akademik peserta, antara lain:
- Konversi SKS (Credit Earning): Mahasiswa tingkat sarjana (S1) berkesempatan memperoleh konversi setara 4 SKS (ekuivalen 6 ECTS untuk dua mata kuliah). Sementara itu, bagi mahasiswa pascasarjana (S2), program ini dapat dikonversi setara 3 SKS atau 4 ECTS.
- Sertifikat Resmi: Peserta yang memenuhi standar kehadiran dan penilaian akan mendapatkan Summer Course Certificate serta transkrip akademik (setara 2 SKS atau 3 ECTS bagi mahasiswa S1, dan 3 SKS atau 4 ECTS bagi mahasiswa S2).
- Jejaring Internasional: Kesempatan berinteraksi langsung dengan pakar dunia dan sesama mahasiswa dari berbagai latar belakang negara.
Pendaftaran
Program ini terbuka bagi mahasiswa sarjana (S1), mahasiswa pascasarjana (S2), hingga kalangan profesional yang memiliki latar belakang atau ketertarikan di bidang ilmu hayati, pertanian, mikrobiologi, maupun bidang relevan lainnya. Dengan kuota yang terbatas, yakni hanya 20 peserta yang terdiri atas 10 peserta domestik dan 10 peserta internasional, calon peserta diharapkan segera melakukan pendaftaran.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi https://sith.itb.ac.id/scfeedingthefuture2026/

Kontributor: Salma Sadiah (Bioteknologi, 2024)
Editor: Nita Yuniati