Enter your keyword

Kunjungan Dosen SITH dalam Rangka Research Matchmaking Program Equity – World Class University ITB 2025–2026

Kunjungan Dosen SITH dalam Rangka Research Matchmaking Program Equity – World Class University ITB 2025–2026

Singapura, sith.itb.ac.id – Dalam rangka implementasi hibah program Research Matchmaking, dua dosen Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB, yaitu Prof. Dr. Devi N. Choesin dan Dr. Dian Rosleine, telah mengadakan kunjungan ke National University of Singapore (NUS) dan Universiti Sains Malaysia (USM) pada tanggal 19–26 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu skema program EQUITY–World Class University (WCU) ITB tahun 2025–2026.

Sasaran dari skema kegiatan ini adalah peningkatan international research visibility melalui kolaborasi riset strategis antara dosen ITB dengan mitra internasional secara sistematis dan berkelanjutan, dengan proposal riset bersama sebagai salah satu luaran kegiatan. Adapun topik yang dikembangkan dalam penyusunan proposal riset kolaborasi adalah “Integrasi Aspek Ekologi dan Sosial-Ekonomi dalam Manajemen Berkelanjutan Ekosistem Blue Carbon sebagai Solusi Berbasis Alam untuk Mitigasi Perubahan Iklim.” Topik ini sangat terkait dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Lautan), SDG 15 (Ekosistem Daratan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Di NUS, Singapura, kedua dosen SITH mengadakan diskusi di Asia Research Institute (ARI) bersama tim peneliti yang tergabung dalam proyek Carbon Governance in Southeast Asia (CGSEA). Kolaborasi dengan mitra ini telah dirintis sebelumnya melalui skema riset internasional ITB dan diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama penelitian yang lebih luas dalam bidang tata kelola karbon, ekologi, dan kebijakan lingkungan di kawasan Asia Tenggara.

Prof. Dr. Devi N. Choesin dan Dr. Dian Rosleine bersama mitra peneliti di Asia Research Institute (ARI), National University of Singapore (NUS), Singapura, dalam rangka diskusi pengembangan proposal riset kolaboratif mengenai pengelolaan ekosistem blue carbon.

Selanjutnya, dalam kunjungan ke USM di Pulau Pinang, Malaysia, kedua dosen SITH diundang oleh pihak mitra untuk bermalam di Centre for Marine and Coastal Studies (CEMACS/Pusat Kajian Samudera dan Pantai), sebuah fasilitas riset yang berada di kawasan Taman Nasional Penang. Kunjungan ini memberikan kesempatan untuk berdiskusi secara lebih intensif mengenai potensi kolaborasi penelitian terkait ekosistem pesisir dan laut, sekaligus mengamati secara langsung fasilitas penelitian dan lokasi studi lapangan yang dimiliki CEMACS.

Prof. Dr. Devi N. Choesin dan Dr. Dian Rosleine di depan gedung Centre for Marine and Coastal Studies (CEMACS), Universiti Sains Malaysia (USM), Pulau Pinang, Malaysia.

Selain itu, kedua dosen SITH juga berkesempatan bergabung dengan rombongan dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB yang sedang melaksanakan Outbound Student Exchange untuk kegiatan Field-Based Learning on Marine Ecosystems and Coastal Sustainability. Program ini juga merupakan bagian dari EQUITY–World Class University ITB 2025–2026, yang bertujuan memperluas pengalaman akademik mahasiswa melalui pembelajaran berbasis lapangan dan jejaring internasional.

Foto bersama dosen SITH ITB, mahasiswa dan dosen FITB ITB, serta mitra dari Universiti Sains Malaysia (USM) di Centre for Marine and Coastal Studies (CEMACS), Pulau Pinang, Malaysia, sebagai bagian dari kegiatan kolaborasi Research Matchmaking Program EQUITY–World Class University ITB 2025–2026.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kemitraan riset internasional yang semakin kuat antara SITH ITB dengan NUS dan USM, yang tidak hanya menghasilkan proposal penelitian bersama, tetapi juga membuka peluang publikasi bereputasi internasional, pertukaran peneliti dan mahasiswa, serta pengembangan solusi berbasis sains untuk mendukung pengelolaan ekosistem blue carbon secara berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.