Enter your keyword

SITH ITB Perkuat Kapasitas Riset Genetika dan Genomika Melalui Program Visiting Academic Leader Bersama Pakar dari University of East Anglia, Inggris

SITH ITB Perkuat Kapasitas Riset Genetika dan Genomika Melalui Program Visiting Academic Leader Bersama Pakar dari University of East Anglia, Inggris

Bandung, sith.itb.ac.id – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB) terus memperkuat kualitas riset dan jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan program Visiting Academic Leader yang menghadirkan Professor Tamas Dalmay dari University of East Anglia, Inggris. Mengusung tema Improving Capacity in Genetics and Genomics Research, kegiatan yang berlangsung sejak pertengahan April hingga Juli 2026 ini menjadi bagian dari upaya SITH ITB dalam meningkatkan kapasitas penelitian di bidang genetika dan genomika serta memperluas peluang kolaborasi riset berskala global.

Program yang diinisiasi oleh Kelompok Keilmuan Genetika dan Biologi Molekuler (KK GBM) SITH ITB ini diselenggarakan dalam dua tahap, yaitu secara daring dan luring. Rangkaian kegiatan diawali pada April 2026 melalui webinar yang membahas perkembangan terkini teknologi RNA interference (RNAi) beserta berbagai aplikasinya dalam bidang biologi. Sesi ini memberikan wawasan mengenai pemanfaatan RNAi sebagai salah satu pendekatan penting dalam penelitian genetika modern dan bioteknologi.

Kegiatan luring dilaksanakan pada Juli 2026 dan diikuti oleh dosen KK GBM, dosen di lingkungan SITH ITB, serta mahasiswa program pascasarjana. Melalui berbagai sesi diskusi ilmiah dan pertukaran pengalaman penelitian, peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai perkembangan mutakhir riset genetika dan genomika sekaligus membangun jejaring akademik dengan peneliti internasional.

Sebagai bagian dari kunjungannya ke SITH ITB, Prof. Tamas Dalmay juga menjadi pembicara pada International Conference on Omics (IC-OMICS) yang diselenggarakan oleh SITH ITB. Dalam paparannya yang berjudul Foundations of Multi Omics, beliau membagikan pengalaman riset, strategi pengembangan penelitian, serta praktik publikasi ilmiah di bidang multi-omics yang menjadi fondasi penting dalam pengembangan ilmu hayati modern. Kehadiran beliau memberikan perspektif baru bagi sivitas akademika SITH ITB mengenai arah perkembangan penelitian genomika dan integrasi berbagai pendekatan omics dalam menjawab tantangan ilmu pengetahuan.

Lebih dari sekadar forum berbagi ilmu, program Visiting Academic Leader ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kemitraan strategis antara SITH ITB dan University of East Anglia. Berbagai diskusi yang berlangsung selama kegiatan menghasilkan komitmen awal untuk menjajaki pengajuan proposal pendanaan penelitian internasional secara bersama. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, transfer pengetahuan serta teknologi, hingga menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Melalui penyelenggaraan program Visiting Academic Leader, SITH ITB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan penelitian melalui kolaborasi internasional yang berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan semakin memperkuat posisi SITH ITB sebagai pusat unggulan dalam pengembangan ilmu hayati, khususnya di bidang genetika, genomika, dan teknologi multi-omics, sekaligus berkontribusi dalam menghasilkan inovasi yang mendukung kemajuan sains dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui program ini, SITH ITB turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas akademik dan riset, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi berbasis sains dan teknologi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi penelitian internasional.

 

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.