Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik dan Paving Blok di Desa Sindangsari, Kabupaten Garut
Garut, sith.itb.ac.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Kelompok Keahlian (KK) Teknologi Kehutanan, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Institut Teknologi Bandung (ITB), melaksanakan kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik dan Paving Blok” di Desa Sindangsari, Kabupaten Garut pada 25 Juli 2026. Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB sebagai bagian dari upaya penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Ir. Sutrisno, M.Si., IPU, dengan anggota tim yang terdiri atas Ir. Eka Mulya Alamsyah, S.Hut., M.Agr., Ph.D., Dr. Ir. Yoyo Suhaya, S.Hut., M.Si., Anca Awal Sembada, S.T., M.Si., Ph.D., serta didukung oleh mahasiswa Pascasarjana Biomanajemen SITH ITB, yaitu Raeheesa Amara, S.T. dan Atika Widya Nurfaizah, S.T., mahasiswa Sarjana Rekayasa Kehutanan SITH ITB, Sabrina Mutiara Gani dan Eynge Kezia Bungalessy, serta Nurdhian Fajar Indri Ahmad, S.Ak. sebagai asisten administrasi.

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Melalui pendekatan edukasi dan praktik langsung, peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan limbah organik menjadi pupuk, sekaligus pemanfaatan limbah anorganik sebagai bahan baku pembuatan paving blok.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan pengantar mengenai pentingnya pengelolaan limbah berbasis masyarakat yang disampaikan oleh Dr. Ir. Sutrisno, M.Si., IPU. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa pengelolaan limbah rumah tangga tidak hanya berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya, Ir. Eka Mulya Alamsyah, S.Hut., M.Agr., Ph.D. memberikan pelatihan mengenai teknik pembuatan paving blok berbahan campuran limbah, mulai dari pemilihan bahan, proses pencampuran, hingga pencetakan. Materi ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemanfaatan limbah yang memiliki nilai tambah sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur skala desa.
Pada sesi berikutnya, Dr. Ir. Yoyo Suhaya, S.Hut., M.Si. memperkenalkan desain alat pencetak paving blok yang dirancang agar mudah dioperasikan oleh masyarakat. Desain alat yang sederhana dan efisien diharapkan dapat mendukung produksi paving blok secara mandiri dengan biaya yang terjangkau.

Sementara itu, Anca Awal Sembada, S.T., M.Si., Ph.D. menyampaikan materi mengenai pembuatan kompos dan pupuk organik cair dari limbah organik rumah tangga. Peserta diberikan pemahaman mengenai prinsip dasar dekomposisi bahan organik, teknik pembuatan kompos, proses fermentasi pupuk organik cair, serta manfaat penggunaannya untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian yang ramah lingkungan.
Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi praktik dan diskusi yang memungkinkan peserta mencoba secara langsung teknologi yang diperkenalkan. Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu mengurangi volume limbah rumah tangga, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Sindangsari.

Melalui program ini, ITB kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan inovasi dan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang dapat diimplementasikan secara nyata untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kontributor: AAS
Editor: AAS
No Comments