Advanced Dengue Surveillance Geographic Information System (GIS) Application Workshop

Penulis : Prof. Intan Ahmad, Ph.D.

BANDUNG, SITH.ITB.AC.ID – Kegiatan workshop dengan tema “Advanced Dengue Surveillance Geographic Information System (GIS) Application” merupakan rangkaian kegiatan dari kerjasama penelitian New Southbound Policy: Taiwan – Indonesia Dengue Control and Prevention Programantara Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB dengan National Chung Hsing University (NCHU) Taiwan, juga melibatkan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Center for Disease Controland Prevention (CDC) Taiwan. Workshop ini diikuti  oleh perwakilan dari Kemenkes RI, Balitbangkes RI, Dinas Kesehatan kota Bandung, Fakultas Kedokteran UNPAD dan SITH ITB. Materi workshop diberikan oleh Dr. Ta-Chien Chan dari Institute of Humanities & Social Science, Academia Sinica. Dikarenakan dalam kondisi pandemi COVID-19, workshop dilakukan secara virtual selama 4 (empat) hari, setiap hari Selasa dan Sabtu yang dimulai pada tanggal 1-12 September 2020. Workshop berlangsung dari jam 08.00-16.00 WIB atau 09.00-17.00 UTC.

Pembukaan rangkaian workshop ini dilaksanakan pada tanggal 1 September 2020. Sambutan diberikan oleh Dr. Chin-Hui Yang, selaku Division Director of Acute Infectious Disease, CDC Taiwan. Dilanjutkan oleh Dr. Endah Sulistyawati, selaku Dekan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB dan Prof. Wu-Chun Tu, selaku Ketua Proyek Penelitian Kolaborasi dari National Chung Hsing University (NCHU) Taiwan. Hari pertama diawali dengan review secara singkat mengenai QGIS dan dilanjutkan dengan materi Spatial Autocorrelation/ Spation-temporal Cluster. Hari kedua diisi dengan materi Spatial Regression/ Geographically Weighted Regression dan Spatial Database/ Network Analysis/ Interpolation. Hari ketiga diawali dengan materi Geoprocessing Tool/ Analysis Tool/ Research Tool dan dilanjutkan dengan materi Interactive Disease Map. Workshop di hari keempat diisi dengan materi Spatio-temporal Modelling dan dilanjutkan dengan sesi presentasi dan diskusi, kemudian masuk pada sesi penutupan oleh Prof. Wu-Chun Tu selaku Ketua Proyek Penelitian Kolaborasi dari National Chung Hsing University (NCHU) Taiwan dan Prof. Intan Ahmad, Ph.D, selaku Ketua Proyek Penelitian Kolaborasi dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB.

Kegiatan workshop ini akan berakhir pada tanggal 12 September 2020; dengan berakhirnya kegiatan workshop ini, diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan skills dalam pemanfaatan penggunaan Geographic Information System (GIS) untuk surveilans penyakit demam berdarah yang disebarkan oleh nyamuk pembawa virus dengue di Indonesia.

Berita Terkait

EnglishIndonesia