Ekspedisi Bukit Barisan Kopassus 2011 : Gunung Tanggamus

Pada tanggal 4 – 26 Maret 2011 tim flora fauna SITH ITB yang tergabung dalam Ekspedisi Bukit Barisan Kopassus 2011 telah melaksanakan survey di kawasan Gunung Tanggamus. Gunung setinggi 2112 m di atas permukaan laut ini merupakan kawasan hutan lindung, namun sebagian kawasan gunung tersebut telah beralih fungsi menjadi perkebunan kopi, coklat, karet, dan sayuran.

Survey dilakukan dari area perkebunan hingga puncak Gunung Tanggamus. Walaupun hutan yang tersisa di gunung ini merupakan hutan sekunder dan mencakup area yang tidak lagi luas, tim flora fauna SITH ITB dapat merekam beberapa flora dan fauna yang menarik. Nyanyian siamang (Symphalangus syndactylus) masih dapat terdengar pada pagi hingga siang hari.

Siamang merupakan primata yang terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) dengan populasi yang terus menurun. Berbagai jenis anggrek masih mudah dijumpai di sepanjang jalur pendakian hingga ke puncak. Gunung ini pun menyimpan potensi sebagai sumber tanaman hias dan berbagai jenis rotan.

Tim flora fauna juga menemukan jenis bunga bangkai terbesar di dunia, yaitu Amorphophallus titanum sebanyak 8 individu dalam bentuk fase vegetatif. Selama survey berhasil terkumpul lebih dari 100 spesimen flora dan lebih dari 70 spesimen fauna.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish