PELATIHAN APLIKASI GPS & PENGOLAHAN DATA SPASIAL UNTUK KARYAWAN PERHUTANI DIVREG JABAR BANTEN

Penulis : Dr Hikmat Ramdan

Kebutuhan data spasial kehutanan saat ini yang makin tinggi menuntut pula kesiapan ketrampilan sumberdaya manusia di bidang pengelolaan data spasial. Data spasial yang cepat, akurat dan mutakhir menjadi bagian dari kebutuhan data dalam pengelolaan sumberdaya hutan berkelanjutan. Menyadari pentingnya peningkatan kapasitas karyawannya dalam pengambilan data spasial di lapangan dan proses pengolahannya, Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jawa Barat dan Banten meminta Dekan SITH ITB untuk menunjuk Tim Instruktur pelatihan pengambilan data spasial di lapangan dan proses pengolahannya. Menindaklanjuti permohonan tersebut, Dekan SITH ITB menunjuk Dr Hikmat Ramdan yang selama ini mengampu mata kuliah Sistem Informasi Geografis (SIG) Kehutanan beserta beberapa asisten mahasiswanya menjadi narasumber/instruktur pelatihan tersebut. Pelatihan bertemaPelatihan GPS dan Olah Data Tanaman Lingkup Divreg Jawa Barat dan Bantenini diselenggarakan selama dua hari di Hotel Fave Bogor dan Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF). Acara dibuka oleh Bapak Herta dari Kantor Direksi Perhutani yang didampingi oleh Bapak Ahmad Rusliadi, S.Hut dari Kantor Perhutani Divreg Jawa Barat dan Banten.

Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh perwakilan dari KPH-KPH, Kantor Divreg Perhutani Jawa Barat dan Banten, serta Kantor Pusat Direksi Perum Perhutani ini dilakukan dengan kegiatan perkuliahan dan praktek lapangan.  Maksud dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan teknik pengumpulan data spasial di lapangan sebagai input untuk proses sistem informasi geografis kehutanan. Adapun tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah : (i) memberikan pengetahuan dan teknik pengambilan data spasial di lapangan; (ii) melakukan proses pengolahan data spasial yang telah diperoleh di lapangan sehingga siap menjadi input data dari SIG; serta (iii) melakukan proses pengolahan data lapangan dengan perangkat lunak SIG.

Selama proses pelatihan, peserta secara intensif dibimbing oleh tim instruktur SITH yang terlatih. Setelah pemberian materi kuliah disampaikan oleh Dr Hikmat Ramdan, peserta pelatihan langsung dibagi menjadi kelompok-kelompok dengan jumlah personil per kelompok 3-4 orang dan 1 instruktur. Selain Dr Hikmat Ramdan sebagai koordinator tim instrukur, anggota tim instruktur yang terlibat adalah : Rikki Herno Saragih, Kintan Alifah, Sakinah Karima, Damario Abdalla, Iqbal Baihaqi, Adenna, Dipa, dan Yarzuq. Para peserta sebelum melakukan pengambilan data spasial di lapangan, diberikan pengetahuan tentang penggunaan alat GPS (Global Positioning Systems), aplikasi GPS yang tersedia dalam HP (Handphone), serta perangkat lunak SIG. Adapun data potret udara lokasi pelatihan di SEETF diperoleh langsung dari hasil pemotretan udara dengan pesawat Droneoleh tim instruktur. Dalam pelatihan ini, Tim GIS SITH mengikutsertakan 2 (dua) orang pilot drone-nya yang bersertifikat dari APDI (Asosiasi Pilot Drone Indonesia) yaitu Fadillah Dipa dan Adenna Yuska NR.

Dengan sistem pendampingan pelatihan yang intensif dan  quick learning systems of GISyang diterapkan, para peserta telah mampu mengaplikasikan teknik pengambilan data spasial di lapangan, proses konversi data lapangan menjadi input data SIG, serta mengolah datanya dalam perangkat lunak SIG. Semoga kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari kontribusi SITH ITB untuk kehutanan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish