Enter your keyword

Dosen SITH ITB Terlibat Langsung dalam Tanggap Bencana dan Pemulihan Ekonomi Warga di Padang

Dosen SITH ITB Terlibat Langsung dalam Tanggap Bencana dan Pemulihan Ekonomi Warga di Padang

Padang, sith.itb.ac.id – Dosen Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB) turut terlibat secara aktif dalam kegiatan tanggap bencana di Kota Padang, Sumatra Barat. Hal ini merupakan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di bulan November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada 25–29 Desember di sejumlah lokasi, antara lain Limau Manis sebagai lokasi pelatihan, Batu Busuak untuk pembangunan hunian sementara yangh sehat dan layak (hunsela), serta Desa Guo di Kecamatan Kuranji untuk pembangunan fasilitas MCK dan pengadaan air bersih.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas disiplin yang melibatkan berbagai fakultas di ITB, antara lain Teknik Elektro, Rekayasa Industri dan Logistik (RIL), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), serta Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH). Dari SITH, kegiatan ini diikuti oleh Dr. Lili Melani, S.T., M.Sc., bersama Ramadhani Eka Putra, yang turut memberikan kontribusi dalam bentuk pelatihan dan pendampingan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Prof. Ramadhani Eka Putra memberikan pelatihan pembuatan produk olahan berbasis madu, sementara Dr. Lili Melani memberikan pelatihan pengawetan makanan menggunakan metode retort. Pelatihan ini ditujukan untuk mendukung pemulihan ekonomi warga terdampak bencana, mengingat banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal serta mata pencaharian.

“Pelatihan ini kami lakukan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana, khususnya bagi warga yang kehilangan mata pencaharian,” ujar Dr. Lili Melani.

Selain kegiatan pelatihan, Dr. Lili Melani juga mewakili SITH ITB dalam penyaluran bantuan donasi yang dihimpun dari dosen-dosen SITH ITB. Bantuan tersebut meliputi hygiene kit (pembalut, sabun, sampo, pasta dan sikat gigi), mukena, Al-Qur’an, buku dan alat tulis anak, makanan siap saji, serta kebutuhan bayi seperti popok, susu, dan makanan bayi. Pendampingan psikososial bagi warga terdampak turut dilakukan oleh tim FSRD ITB bekerja sama dengan Universitas Negeri Padang.

Dalam rangka memperkuat koordinasi pemulihan pascabencana, tim ITB juga diundang oleh Wali Kota Padang, bapak Fadly Amran, untuk berdiskusi mengenai percepatan penanganan bencana serta strategi pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

Mengenai pengalamannya selama berada di lokasi bencana, Dr. Lili Melani mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan permukiman warga. “Banyak tempat tinggal warga berada di tepi sungai yang sangat rentan banjir, dan beberapa wilayah juga mengalami longsor akibat kondisi lahan yang gundul,” ungkapnya.

Ia berharap penanganan bencana ke depan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya pada aspek tanggap darurat, tetapi juga dari sisi ekologis, tata ruang, dan ekonomi, agar risiko bencana serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Melalui keterlibatan aktif dosen dan sivitas akademika dalam kegiatan tanggap bencana, SITH ITB menegaskan komitmennya untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan mengintegrasikan keilmuan, kolaborasi lintas disiplin, dan kepedulian sosial, SITH ITB terus mendorong peran akademisi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta peningkatan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

Kontributor: Trinitaty Bulan M Hutabarat  Biomanajemen (21325017)

Editor: JM

X