Bersinergi untuk Prodi : Lokakarya Portofolio Rekayasa Hayati

Penulis : Fakhira Rifanti M., S.T.

Acara Lokakarya Portofoliio Program Studi Rekayasa Hayati

JATINANGOR, SITH.ITB.AC.ID – Dalam rangka mencapai sasaran pendidikan yang sejalan dengan harkat pendidikan di ITB, Program studi Rekayasa Hayati berupaya melakukan perbaikan berkelanjutan (continous improvement) melalui pelaksanaan acara Lokakarya Portofolio pada tanggal 22 Mei 2018 bertempat di di Ruang Rapat II, Labtek 1A, Kampus ITB Jatinangor. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui refleksi pelaksanaan perkuliahan di Semester I-2017/2018 lalu, kemampuan mahasiswa menguasai luaran mata kuliah serta saran-saran perbaikan ke depannya. Adapun lokakarya dihadiri oleh 10 dosen yang mengajar di Rekayasa Hayati di semester 1-2017/2018 diantaranya Dr. M. Yusuf Abduh selaku Ketua Program Studi, Prof. Sri Nanan B. Widiyanto, Dr.  Robert Manurung, Dr. Erly Marwani, Dr.  Ahmad Faizal, Dr. Taufikurahman, Dr. Angga Dwiartama, Neil Priharto, S.Si., M.T., Annisa Ratna Nurillah, S.T., M.Si dan Khairul Hadi Burhan, S.T., M.T.

Lokakarya Portofolio berlangsung dari pukul 09.00 – 12.00 dengan diawali oleh pembukaan dari Kaprodi, Dr. M. Yusuf Abduh, yang menyampaikan latar belakang dan tujuan diadakannya Lokakarya Portofolio. Acara dilanjutkan dengan pemaparan portofolio dari 13 mata kuliah yang disampaikan masing-masing dosen pengampu dan setelahnya, diadakan sesi diskusi.

Kegiatan Lokakarya Portofolio ini tentu menjadi kesempatan bagi para dosen di program studi Rekayasa Hayati untuk menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan perkuliahan dan bertukar pikiran tentang saran-saran yang membangun bagi pengembangan program studi Rekayasa Hayati ke depannya. Selain itu, kehadiran para dosen baru pun diharapkan dapat memberikan gambaran suasana perkuliahan di program studi Rekayasa Hati dan membantu melakukan perbaikan ke depannya. Di penghujung lokakarya, Kaprodi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para dosen yang telah menghadiri acara ini dan menyampaikan harapannya sebelum sebelum ditutup dengan foto bersama.

“Harapannya semoga masukan-masukan yang disampaikan para dosen pengampu dapat ditindaklanjuti sehingga dapat memperbaiki dan meningkatkan penguasaan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan di Program Studi Rekayasa Hayati ke depannya”, ujar Dr. M. Yusuf Abduh.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish