Dengue Laboratory Diagnosis and Vector Surveillance Workshop

Penulis : Dr. Tjandra Anggraeni

Bandung, sith.itb.ac.id – Workshop “DENGUE LABORATORY DIAGNOSIS AND VECTOR SURVEILLANCE WORKSHOP” merupakan kolaborasi antara Institut Teknologi Bandung (ITB), National Chung Hsing University (NCHU), Taiwan dan Center for Disease Control (CDC), Taiwan dengan SITH ITB sebagai penyelenggara, bertempat di Institut Teknologi Bandung (ITB) dari tanggal 22 – 26 April 2019 dengan diketuai oleh Dr. Tjandra Anggraeni.  Pembukaan workshop diresmikan pukul 08.30-10.00 di gedung CRCS, ruang Multipurpose Hall lantai 3, acara dibuka langsung oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA memberikan sambutan yang isinya membahas mengenai Demam Berdarah di daerah Bandung dan penanganan yang telah dilakukan. Selain itu di dalam acara pembukaan beberapa pembicara berasal dari Taiwan yang diantaranya Prof. Wu Chun Tu sebagai profesor di departemen entomologi NCHU-Taiwan, Dr. Chin-Hui Yang dan Mr. Jiun-Sheng. Acara ini dihadiri pula oleh Wakil walikota Bandung H. Yana Mulyana yang memberikan sambutannya di acara pembukaan. Adapun tujuan pelaksanaan workshop ini adalah meningkatkan dan memperkuat kapasitas dari pemerintah Indonesia, lembaga non-pemerintah, dan lembaga akademis untuk mendapatkan pelatihan yang baik mengenai diagnosis virus demam berdarah dan untuk implementasi pengawasan vektor ovitrap terhadap sistem kontrol dan pencegahan secara terpadu.

Workshop yang diselenggarakan pada tanggal 22-26 April 2019 dihadiri sebanyak 77 orang peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah, non-pemerintah, dan lembaga akademisi dari berbagai kota di Indonesia, diantaranya yaitu Direktorat P2PNZ Kemenkes RI, Badan Litbangkes Jakarta, Balai Besar Vektor & Reservoir Penyakit – Salatiga, Batan Jakarta, Litbangkes Provinsi Jawa Barat, Dinkes Kesehatan Kota Bandung, FK UNPAD, FK Maranatha, FK Universitas Bengkulu, Biofarma, dan ITB. Peserta dibagi menjadi 2 bagian untuk mengikuti “Dengue Laboratory Diagnosis” yang bertempat di gedung CAS ITB dan “Vector Surveillance” yang bertempat di gedung Perpustakaan Pusat ITB. Keynote speaker pada workshop tersebut diisi oleh Direktur P2PTVZ yang mewakili Dirjen P2P, Kepala Pusat Penelitian biomedis yang mewakili Kepala Badan Litbangkes serta Prof Intan Ahmad (SITH-ITB).

Selama workshop berlangsung peserta diberi pembekalan mengenai penyakit demam berdarah mulai dari pencegahan hingga penanganan, perilaku dari nyamuk vektor demam berdarah, hingga mengenal virus demam berdarah secara molekuler. Kegiatan molekuler dilaksanakan di gedung CAS ITB, tepatnya di lab Nano-Bio.  Pada hari ke 4 masing-masing peserta melakukan kunjungan lapangan, dimana peserta “Dengue Laboratory Diagnosis” berkunjung ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dan peserta “Vector Surveillance” berkunjung ke Kelurahan Sekejati. Kunjungan ke RS Hasan Sadikin bertujuan untuk mengetahui tentang penanganan pasien yang terkena demam secara umum maupun demam berdarah, sedangkan kunjungan ke Kelurahan Sekejati untuk melihat proses pengambilan telur Aedes aegypti  dari rumah warga. Hari terakhir kegiatan workshop diisi dengan pembicara yang berasal dari Indonesia, setelah hari-hari sebelumnya pembicara berasal dari Taiwan. Setelah kelas workshop berahir peserta dari kedua kelas “Dengue Laboratory Diagnosis” dan “Vector Surveillance” berkumpul di Auditorium CC Timur untuk melakukan diskusi akhir sekaligus penutupan acara yang dipimpin oleh Dr. Chung-Hui Yang.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish