SITH ITB Kembangkan Gaharu di Kab Bandung

PASEH – Gaharu merupakan hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang bernilai ekonomi tinggi untuk memenuhi berbagai kebutuhan industri kimia dan farmasi.

Pengembangan gaharu sebagai alternatif komoditas unggulan perlu dilakukan secara komprehensif. Dimulai sejak kegiatan penyediaan bibit, penanaman dan pemeliharaan, inokulasi gaharu, pemanenan, teknologi pengolahan produk gaharu dan turunannya, serta pemasaran produk.

Untuk itu Tim Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH-ITB) mengembangkan gaharu di Kampung Bojong Becik, Desa Mekarpawitan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Dekan SITH Dr Nyoman Pugeg Aryantha yang mempimpin langsung pengembangan ini menyatakan Tim SITH telah melakukan inokulasi pada tanaman gaharu yang berumur 7 tahun dengan menyuntikkan jamur Fusarium sp pada 8 Februari 2016 dan 13 Maret 2016.

Menurut Nyoman, setiap bulannya tim mengamati perkembangan gaharu tersebut. Diharapkan dengan penyuntikan pohon gaharu tersebut akan dihasilkan resin kayu gaharu bermutu tinggi.

“Pohon gaharu yang ada di lokasi tersebut, dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, bahkan secara generatif telah menghasilkan bibit gaharu,” terang Dr Nyoman kepada Balebandung.com, Senin (21/3/16).

Saat ini riset akan difokuskan pada pembiakan bibit secara kultur jaringan, identifikasi spesies gaharu yang paling sesuai di wilayah Bandung, dan teknologi inokulasi terhadap kayu gaharu tersebut. Lebih jauh Dekan SITH ITB ini berharap pengembangan gaharu harus didukung oleh para pihak terkait sehingga ke depannya bisa jadi alternatif komoditas unggulan Jawa Barat.

Sumber : http://www.balebandung.com

Berita Terkait

IndonesiaEnglish