Opsetan Harimau Sumatera Baru Telah Hadir di Museum Zoologi SITH-ITB

Penulis : Ganjar Cahyadi, S.Si, Kurator Museum Zoologi SITH ITB

JATINANGOR, SITH.ITB.AC.ID – Kamis, 19 September 2019 merupakan hari yang bersejarah bagi Museum Zoologi SITH ITB. Pada hari tersebut, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia yang diwakili oleh BKSDA DKI Jakarta secara resmi menitipkan opsetan harimau sumatera (Panthera tigris sumaterae) di Museum Zoologi SITH ITB Kampus Jatinangor, setelah melalui proses yang cukup panjang selama enam bulan. Museum Zoologi SITH ITB merupakan salah satu lembaga yang memenuhi kriteria untuk mengemban amanah dalam merawat opsetan harimau sumatera tersebut, setelah dilakukan peninjauan oleh Tim Penanganan Spesimen Opsetan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Jakarta. Harimau sumatera sendiri merupakan hewan yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. Menurut IUCN, harimau sumatera memiliki kategori kritis (Critically Endangered) dengan jumlah yang semakin menurun di alam serta perdagangan dalam bentuk apapun termasuk opsetan sangat dilarang oleh dunia internasional. Oleh karena itu, kepemilikan harimau sumatera secara perseorangan baik hidup maupun mati, baik utuh maupun hanya berupa bagian kecil sangat dilarang di Indonesia. Izin kepemilikan hanya dapat diberikan kepada lembaga tertentu saja termasuk institusi pendidikan yang bersifat non-komersial.

Prosesi penyerahan spesimen opsetan harimau sumatera dilakukan oleh Tim Penanganan Spesimen Opsetan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Jakarta yang diketuai oleh Darma Osra, S.Pi., beserta tim dan disambut oleh Dekan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, Prof. I Nyoman Pugeg Aryantha, Kepala Lab Herbarium Bandungense dan Museum Zoologi SITH ITB, Dr. Rina Ratnasih Purnamahati dan perwakilan dari Direktorat Eksekutif Kampus ITB Jatinangor, Dr. Taufikurahman serta para undangan. Penandatangan dokumen opsetan dilakukan di Ruang Seminar, Gedung Kehutanan Labtek VA, Kampus ITB Jatinangor. Selain harimau sumatera, opsetan trenggiling, garangan, penyu sisik dan burung cendrawasih juga diamanahkan oleh KLHK kepada Museum Zoologi SITH ITB. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Zoologi SITH ITB di Gedung Kehutanan Labtek VC, Kampus ITB Jatinangor serta foto bersama di depan opsetan harimau sumatera yang ikonik.

 

Dengan ini, Museum Zoologi SITH ITB merupakan salah satu instansi yang mendapatkan kepercayaan dari KLHK Republik Indonesia untuk melestarikan warisan kekayaan hayati Indonesia dalam bentuk opsetan hewan. Harapannya proses pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dapat dilaksanakan dengan lebih baik setelah adanya tambahan koleksi spesimen tersebut. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan minat dan kesadaran bagi civitas akademika khususnya di SITH ITB dan umumnya bagi masyarakat luas dalam melestarikan sumber daya hayati yang terdapat di Indonesia.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish