Serah Terima Simbolis Dokumen Data Pengelolaan Gunung Geulis dari Perhutani ke ITB

Penulis: Humas SITH ITB

SITH.ITB.AC.ID, Berkaitan dengan serah terima data pengelolaan Gunung Geulis dari Perum Perhutani-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ke ITB maka pada hari Jumat, tanggal 16 Maret 2018 di Gedung Kehutanan, telah diadakan pertemuan yang dihadiri oleh Perum Perhutani, ITB, serta warga kelompok Gunung Geulis. Pada pertemuan tersebut dimulai dengan sambutan dari Dekan SITH ITB dan dari Perum Perhutani Sumedang dengan menyampaikan presentasi mengenai kegiatan-kegiatan yang telah berlangsung di Gunung Geulis selama ini. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang berlangsung aktif serta melibatkan para peserta yang hadir. Perum Perhutani menjelaskan bahwa mercusuar pendidikan di Jatinangor harus dimanfaatkan dan untuk menjaga keamanan di Kawasan Gunung Geulis, satu regu Polisi Kehutanan (Polhut) 11 orang dikerahkan untuk satu Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Gunung Geulis, yang juga diawasi oleh asper, matri dan mandor Polisi Territorial (Polter). Selain itu, masyarakat melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) juga diikutsertakan untuk menjaga keamanan di Gunung Geulis. Ada kegiatan penanaman kopi, seperti 28 Ha di Desa Sawah Dadap yang sempat dibiayai oleh Perhutani, meskipun belum ada perjanjian kerjasama dengan LMDH secara tertulis. Perum Perhutani menyampaikan bahwa belum banyak kerjasama yang telah diselenggarakan di Gunung Geulis. Kerjasama yang baru dilakukan adalah keamanan melalui pembentukan LMDH yang sudah ada akte notaris. Selain itu ada ada perjanjian Hutan Pangkuan Desa (HPD) yang dikelola setiap desa melalui LMDH. Melalui kegiatan serah terima yang sudah resmi dilakukan antara KLHK dengan SITH ITB ini diharapkan pengelolaan Gunung Geulis akan lebih memberikan dampak positif serta manfaat bagi semua pihak. Secara geografis strategis, ITB memandang Gunung Geulis sebagai hutan lindung dan sebagai sarana penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish