Tim ITB Raih Juara dua Paper Competition di ajang Agricultural Engineering Week UGM 2020

YOGYAKARTA, SITH.ITB.AC.ID – Pada 14 Maret 2020 kolaborasi tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung berhasil membawa pulang juara dua pada kompetisi Agricultural Engineering Week (AEW) UGM 2020 yang merupakan agenda dua tahunan yang diadakan oleh Perhimpunana Mahasiswa Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Ryaas Abdalla (Rekayasa Kehutanan 2016), Natalia Christiani (Rekayasa Kehutanan 2016), serta Sandy Gunawan (Teknik Elektro 2016). Setelah sukses menyingkirkan berbagai tim dari universitas yang ada di Indonesia pada babak penyisihan, tim ITB maju ke final serta berhasil memeroleh poin akhir 103 dari hasil pembuatan karya ilmiah, presentasi, juga pembuatan prototipe yang dilaksanakan di Jogja National Museum. Pada ajang ini, ITB juga diwakili oleh satu tim lainnya yang memeroleh predikat best stand product.

Berdasarkan pemaparan ketua tim, Ryaas Abdalla, prototipe yang dibawakan oleh ketiga mahasiswa ini adalah suatu simulator agroforestri berbasis web dengan basis data spasial juga muatan informasi kunci seputar tanaman yang diberi nama Afro-site. Afro-site dapat berguna bagi para petani dan penggarap lahan untuk menyimulasikan rencana agroforesti berdasarkan prediksi kesesuaian lahan, interaksi tanaman, juga pendapatan kotor yang akan diperoleh saat masa produktif. Lebih lanjut lagi, menurut mereka, simulator ini dapat berguna bagi petani untuk menentukan jenis pengelolaan mana yang paling mereka sukai untuk direalisasikan di tengah keterbatasan pengetahuan, ketidakpastian cuaca, dan harga komoditas. Kedepannya, mereka berharap bahwa prototipe ini dapat lebih dikembangkan serta dapat berguna bagi para petani di Indonesia.

Penyematan tanda juara kepada tim Institut Teknologi Bandung

Tim ITB saat memamerkan hasil karya pada acara pameran di Jogja National Museum

Berita Terkait

EnglishIndonesia