Enter your keyword

iGEM ITB 2026: Inovasi Biologi Sintetis untuk Pemanfaatan Limbah Kopi

iGEM ITB 2026: Inovasi Biologi Sintetis untuk Pemanfaatan Limbah Kopi

Bandung, sith.itb.ac.id – Tim International Genetically Engineered Machine (iGEM) Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali berpartisipasi dalam kompetisi iGEM 2026, sebuah ajang biologi sintetis bertaraf internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengembangkan solusi inovatif terhadap tantangan global.

Pada tahun ini, Tim ITB didampingi langsung oleh dosen SITH yaitu Intan Taufik, S.Si., M.Si., Ph.D. sebagai Primary PI, Azzania Fibriani, S.Si., M.Si., Ph.D. dan Fenryco Pratama, S.Si., M.Si., Ph.D. sebagai Secondary PI. Tim ITB mengangkat isu pemanfaatan limbah kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pendekatan biologi sintetik, iGEM ITB 2026 mengembangkan sistem biokonversi pada mikroba untuk mengkonversi asam klorogenat dari limbah kopi menjadi asam ferulat, senyawa bernilai tinggi yang memiliki manfaat sebagai antioksidan dan aplikasi nyata sebagai bahan kosmetik. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemanfaatan limbah sekaligus pengembangan solusi kesehatan berbasis bioteknologi.

Kegiatan iGEM ITB 2026 berlangsung dari Januari hingga Oktober 2026, dengan puncak kegiatan berupa iGEM Giant Jamboree di Paris, Prancis. Partisipasi ini membuka peluang kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak dalam mendukung pengembangan riset mahasiswa yang berdampak secara global

iGEM juga membuka kesempatan donasi kepada para alumni ITB dan perusahaan terkait yang ingin berpartisipasi dalam bentuk pendanaan untuk kegiatan kompetisi riset ini. Berikut adalah poster informasi crowdfunding iGEM ITB 2026

Fenryco Pratama, Ph.D., selaku salah satu pembina iGEM ITB 2026 dan dosen di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, menyampaikan bahwa iGEM merupakan kompetisi global prestisius setingkat universitas di bidang genetic engineering dan synthetic biology, yang mendorong generasi muda dari seluruh dunia untuk berkompetisi dalam ide dan kreativitas dalam merancang serta menghasilkan aplikasi bioteknologi berbasis rekayasa genetika di berbagai bidang, seperti pangan, kesehatan, lingkungan, dan industri.

“Tim iGEM ITB 2026 berencana memadukan aplikasi bioteknologi untuk menjawab permasalahan limbah agrikultur lokal, seperti limbah kopi, melalui pengembangan mikroba terekayasa yang dapat mengonversi limbah menjadi produk bernilai tinggi dengan proses yang lebih terkontrol, biaya lebih rendah, dan sistem yang lebih ramah lingkungan. Oleh karena itu, mari dukung Tim ITB untuk maju berkompetisi di iGEM 2026!”, tuturnya.

Selamat berjuang kepada Tim iGEM ITB 2026 dan semoga tim dapat meraih prestasi terbaik di tingkat internasional.

Kontributor: Mumtaza Harez

Editor: Nita Yuniati

X