SITH ITB Akan Gelar Tropical Biodiversity Summer Course 2026: Hadirkan Pakar Dunia dan Ajak Peserta Jelajahi Biota Cagar Alam Pangandaran
Bandung, sith.itb.ac.id – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB) bersiap menyelenggarakan program internasional bertajuk “Tropical Biodiversity Summer Course 2026: Towards Sustainable Conservation”. Program ini dirancang sebagai platform pembelajaran intensif yang mengintegrasikan keunggulan akademik, pengalaman praktis, dan pertukaran budaya untuk menjawab tantangan pelestarian keanekaragaman hayati tropis di tingkat global.
Waktu dan Format Pelaksanaan
Program akan berlangsung selama 10 hari dengan detail sebagai berikut:
- Waktu Pelaksanaan: 10 – 19 Juli 2026
- Format Program: Hybrid (Luring dan Daring)
- Lokasi: Kampus ITB Bandung (Sesi Tatap Muka) & Zoom Meeting (Sesi Virtual)
Topik Utama dan Narasumber Pakar
Menghadirkan kolaborasi lintas negara, program ini menampilkan dua pembicara utama (keynote speakers), yakni Prof. Dato’ Dr. Aileen Tan Shau Hwai (Universiti Sains Malaysia) dan Prof. Dr. Devi Nandita Choesin, M.Sc. (Institut Teknologi Bandung).
Selain itu, sejumlah pakar internasional dan domestik akan turut memberikan materi, di antaranya: Prof. Dr. Toshihiro Yamada (Hiroshima University, Jepang), Prof. Dr. Dr. h.c. Ludger A. Wessjohann (Leibniz Institute of Plant Biochemistry, Jerman), Prof. Edgar Turner (University of Cambridge, United Kingdom), Dr. Yohsuke Tagami (Shizuoka University, Jepang), Dr. Husna Nugrahapraja (Bandung Institute of Technology, Indonesia), Dr. Jorge Antonio Gómez Díaz (Universidad Veracruzana, Meksiko).
Materi yang diangkat mencakup isu krusial seperti konservasi fauna laut, entomologi (serangga), hingga pelestarian mamalia. Peserta juga akan mengeksplorasi teknologi mutakhir seperti environmental DNA (eDNA) dan kecerdasan buatan (AI) dalam pemantauan biodiversitas di era Antroposen.
Pengalaman Lapangan dan Eksplorasi Budaya
Untuk memperdalam pemahaman praktis, peserta akan mengikuti kunjungan lapangan (field trip) selama dua hari ke kawasan konservasi di Jawa Barat, meliputi:
- Eksplorasi biota pantai dan pengamatan satwa di Cagar Alam Pangandaran.
- Pertukaran Budaya: Kunjungan ke Saung Angklung Udjo serta malam budaya untuk memperkenalkan warisan tradisional Indonesia kepada peserta internasional.
Keuntungan Peserta
Program ini menawarkan manfaat komprehensif bagi peserta, antara lain:
- Konversi SKS (Credit Earning): Mahasiswa sarjana (S1) dapat memperoleh setara 3 SKS untuk mata kuliah Biokonservasi, sementara mahasiswa pascasarjana (S2) mendapatkan setara 2 SKS untuk mata kuliah Ekologi Konservasi.
- Sertifikat Resmi: Certificate of Completion bagi peserta yang memenuhi standar kehadiran dan penilaian.
- Jejaring Internasional: Kesempatan berinteraksi langsung dengan pakar dunia dan sesama mahasiswa dari berbagai latar belakang negara.
Pendaftaran
Program ini terbuka bagi mahasiswa (S1/S2) serta profesional dari dalam dan luar negeri. Mengingat kuota yang terbatas (15 peserta domestik dan 10 peserta internasional), calon peserta diharapkan segera mendaftar melalui tautan: bit.ly/RegistrationTropicalSC .
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi sith.itb.ac.id/tropical-biodiversity-summer-school/ atau akun Instagram @tropicalsummercourse2026.
Kontributor: Aura Salsabila Alviona (Bioteknologi, 2025)