SITH-APDI Perkuat Kompetensi Mahasiswa dalam Pengoperasian Pesawat Tanpa Awak (Drone)

Ditulis oleh Dr Hikmat Ramdan

Jatinangor, sith.itb.ac.id – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB pada Sabtu 27 April 2019 menandatangani Nota Kesepahaman dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI). Penandatangan kerjasama tersebut dilakukan oleh Dekan SITH ITB Prof.Dr Nyoman P Aryantha dengan Ketua Umum APDI Dr Mochammad Akbar Marwan bertempat di GKU 2 Kampus ITB Jatinangor. Di dalam nota kesepahaman yang ditandatangani tersebut, kedua belah pihak bersepakat untuk melakukan : (a) kegiatan pelatihan dan sertifikasi Remote Pilot secara bersama-sama; (b) penelitian dan pengembangan kemampuan dan teknologi drone; (c) sosialisasi penerbangan drone yang bermartabat dan aman; serta (d) pemberdayaan civitas akademika ITB bersama komunitas masyarakat dalam pemanfaatan sains dan teknologi drone. Dalam sambutannya, Prof Nyoman sangat mendukung upaya pengembangan teknologi drone khususnya di bidang sumberdaya hayati menghadapi Revolusi Industri 4.0. Lebih lanjut Prof Nyoman menjelaskan bahwa penggunaan teknologi drone di bidang hayati sangatlah luas, misalnya untuk pemetaan sumberdaya alam dan lingkungan, pemantauan kesehatan vegetasi, pemupukan, pengendalian gulma, pemadaman kebakaran, penyebaran benih dan sebagainya. Dengan makin luasnya kebutuhan teknologi drone tersebut, maka kompetensi pengoperasian pesawat tanpa awak bagi mahasiswa SITH ITB sangatlah penting. Dengan menguasai teknologi drone ini, maka lulusan SITH ITB akan makin kompetitif dan lebih siap masuk dunia kerja dengan revolusi industri 4.0-nya. Sambutan Dekan SITH tersebut sesungguhnya merupakan harapannya yang disampaikan pada bulan Januari 2019, serta secara terencana mulai diimplementasikan pada Semester II Tahun Akademik 2018/2019 ini di Mata Kuliah Pengelolaan Bentang Alam Terpadu (PBAT) pada Prodi Rekayasa Pertanian dan Prodi Rekayasa Kehutanan SITH ITB yang masing-masing diampu oleh Dr Hikmat Ramdan dan Dr Elham Sumarga.

Setelah acara penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut, dilanjutkan dengan kegiatan  Workshop Prasertifikasi Kompetensi Pengoperasian Pesawat Tanpa Awak (Drone) oleh APDI bagi mahasiswa dan asisten praktikum mata kuliah PBAT yang berjumlah 115 orang. Sebelum ujian kompetensi dilakukan, terlebih dahulu dilakukan pemaparan materi yang melingkupi : (a) pengenalan drone; (b) regulasi pengoperasian drone di Indonesia; (c) panduan pengoperasian drone; (d) standar kompetensi pilot drone; (e) perencanaan penerbangan drone; serta (f) keselamatan dan penilaian resiko penerbangan. Materi-materi tersebut disampaikan oleh Dr Hikmat Ramdan (SITH), serta Dr Mochammad Akbar Marwan dan Hendrarto Indrajit (APDI Pusat). Selesai pemaparan materi, selanjutnya dilakukan ujian tertulis secara online oleh Penguji dari APDI.

Rangkaian acara Workshop Prasertifikasi Kompetensi Pengoperasian Pesawat Tanpa Awak (Drone) ini ditutup dengan peragaan pengoperasian drone di lapangan sepak bola Kampus ITB Jatinangor oleh APDI dan alumni SITH ITB yang telah lulus sebagai certified Drone Pilot dari APDI. Kegiatan ini tentunya merupakan awal dari kegiatan-kegiatan selanjutnya, diantaranya adalah akan diselenggarakannya pelatihan pengoperasian drone dan sertifikasi pilot drone untuk instansi/dinas dan umum, serta pemanfaatan drone untuk pemetaan dan pemantauan sumberdaya alam dan lingkungan yang kebutuhannya dirasakan makin penting.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish