RAW MATERIAL EDITORIAL REGROW!
JATINANGOR, itb.ac.id – Departemen Media, Komunikasi, dan Informasi Himpunan Mahasiswa Rekayasa Pertanian (HIMAREKTA) “Agrapana” Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadirkan ReGrow Project sebagai program unggulan yang bertujuan untuk menyebarluaskan wawasan di bidang pertanian sekaligus mengasah kemampuan anggotanya dalam dunia jurnalistik.
ReGrow diwujudkan dalam bentuk majalah sebagai luaran utama yang menjadi ruang ekspresi, pembelajaran, sekaligus media penyampaian gagasan bagi mahasiswa Rekayasa Pertanian. Sejak pertama kali diterbitkan, ReGrow tidak hanya menjadi representasi pemikiran kritis mahasiswa dalam menanggapi isu global melalui pendekatan pertanian berkelanjutan, tetapi juga berfungsi sebagai wadah dokumentasi ide, dinamika, dan identitas HIMAREKTA. ReGrow dikembangkan melalui kerja sama antaranggota dengan memadukan nilai keilmuan, kreativitas visual, serta kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dalam menyusun narasi, mengangkat isu strategis, dan menumbuhkan budaya literasi di lingkungan akademik.
Pada edisi ke-8 ini, ReGrow mengangkat tema “Swasembada Pangan,” yang menekankan pentingnya kemandirian suatu negara dalam memenuhi kebutuhan pangan tanpa bergantung pada impor. Tema ini bertujuan untuk memperluas wawasan pembaca mengenai besarnya potensi Indonesia, dengan dukungan iklim tropis dan kekayaan sumber daya hayati, dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Melalui pembahasan seperti diversifikasi pangan berbasis sumber lokal hingga peran langkah sederhana seperti urban farming, ReGrow ingin menunjukkan bahwa upaya mencapai swasembada pangan dapat dimulai dari berbagai skala dan melibatkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Edisi kali ini menghadirkan beragam topik menarik, mulai dari isu swasembada pangan, dinamika pangan global, hingga penerapan sistem pertanian presisi. Selain itu, pembaca juga dapat mengenal lebih dekat jurusan Rekayasa Pertanian beserta para dosen pengajar, serta berbagai prestasi yang diraih mahasiswa. Tak hanya itu, ReGrow turut mengangkat program Agrapana Mengabdi, rangkaian kegiatan seru himpunan, rekomendasi tempat menarik di Jatinangor, hingga resep makanan sederhana yang cocok untuk mahasiswa. Serta masih banyak topik lainnya yang layak untuk disimak.
ReGrow Project kali ini dilaksanakan pada Februari hingga Mei 2026 oleh tim redaksi yang dipimpin oleh Sekarlangit Gantari Buwanagati sebagai Project Manager. Tim ini terdiri atas Nadia Hapsari sebagai Kepala Divisi Research, Birgitta Celestyn Gildaarnanti Marwata sebagai Kepala Divisi Editorial, Neviana Syirin sebagai Kepala Divisi Produksi dan Publikasi, serta Ayesha Urwa Salsabila sebagai Kepala Divisi Desain.
Pada edisi ke-8 ini, ReGrow menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa pertanian dalam mendorong terwujudnya swasembada pangan melalui pendekatan ilmiah namun dibalut dengan konsep yang tetap menyenangkan untuk dibaca. Berbagai topik yang diangkat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kemandirian pangan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta pengembangan inovasi di sektor pertanian. Untuk memperluas jangkauan pembaca dan meningkatkan daya tarik, ReGrow disajikan dalam versi cetak yang dilengkapi dengan sticker set, serta tersedia pula dalam format flipbook digital yang dapat diakses secara gratis melalui tautan berikut: XXX
ReGrow mengajak generasi muda, akademisi, dan praktisi pertanian untuk turut berperan dalam mewujudkan kemandirian pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Harapannya, setiap halaman dalam ReGrow edisi ini bisa membuka perspektif baru dan menginspirasi langkah nyata dari pembacanya.
Reporter: Birgitta Celestyn Gildaarnanti Marwata (Rekayasa Pertanian, 2023)