SITH ITB dan CNRS Perkuat Jejaring Riset Global Lewat Eksplorasi Laut Dalam
Bandung, sith.itb.ac.id – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB menunjukkan langkah nyata dalam memperluas cakrawala penelitian internasional. Pada Rabu (1/4/26), SITH ITB menyambut kunjungan resmi dari Centre National de la Recherche Scientifique (CNRS), sebuah lembaga riset terkemuka asal Prancis, guna mendalami potensi kolaborasi riset di bidang sains kelautan.

Jajaran pimpinan dan dosen SITH serta FITB ITB berfoto bersama delegasi dari CNRS, IFI, dan BRIN.
Pertemuan yang berlangsung hangat di Kampus ITB ini menjadi wadah bagi para peneliti dari SITH dan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) untuk bertukar gagasan mengenai isu-isu krusial di sektor oseanologi. Fokus utama diskusi ini tertuju pada eksplorasi laut dalam (deep sea) serta fenomena gunung api bawah laut (volcano under sea), sebuah disiplin ilmu yang memiliki potensi besar bagi pengembangan sains kelautan lintas negara.
Diskusi penting ini turut melibatkan jajaran representatif dari berbagai lembaga mitra. Hadir dalam pertemuan tersebut Dominique Baillargeat selaku Direktur Kantor Perwakilan CNRS untuk kawasan ASEAN bersama Gaël Sciama selaku Wakil Direktur sekaligus Pejabat Komunikasi CNRS ASEAN. Dari pihak Institut Français Indonesia (IFI) Kedutaan Besar Prancis, hadir Made Anthony Iswara selaku Wakil Atase Sains dan Teknologi, Christophe Dreyer selaku Associate Director IFI Bandung, serta Diajeng Karunia Cinta yang menjabat sebagai International Education Advisor IFI Bandung. Selain itu, hadir pula perwakilan dari unsur pemerintah yakni Nesya Fauziah Herdiana selaku Analis Kerja Sama Bilateral dari Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas (BHKS) BRIN.

Foto bersama seluruh peneliti dan delegasi yang hadir dalam pertemuan diskusi kolaborasi untuk memperkuat jejaring riset global.
Melalui sinergi ini, SITH ITB berupaya membangun jejaring akademik yang lebih kokoh bersama mitra internasional. Diskusi ini diharapkan berkembang menjadi kerja sama riset nyata yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan global. Langkah kolaboratif antara SITH ITB, CNRS, IFI, dan BRIN ini diyakini menjadi langkah pembuka bagi inovasi di bidang kelautan, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam eksplorasi dunia samudra di masa depan.
Kontributor: Aura Salsabila Alviona (Bioteknologi, 2025)
Editor: I Dewa M. Kresna