Enter your keyword

SITH ITB Perkuat Pemahaman Fermentasi Kopi Berbasis Data melalui Praktik Laboratorium dan Workshop

SITH ITB Perkuat Pemahaman Fermentasi Kopi Berbasis Data melalui Praktik Laboratorium dan Workshop

Diskusi interaktif antara dosen SITH ITB, Intan Taufik, Ph.D., bersama para peserta dalam mendalami fermentasi kopi berbasis data dan praktik laboratorium.

Bandung, sith.itb.ac.id – Rangkaian kegiatan Coffee Platform: More Than Coffee – Hidden Worlds Behind Every Bean yang diselenggarakan oleh Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB) berlanjut ke hari kedua dan ketiga dengan fokus pada penguatan pemahaman teknis serta praktik langsung fermentasi kopi.

Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan sesi briefing yang bertujuan memberikan arahan serta menyamakan pemahaman peserta terkait alur dan tujuan workshop yang akan dijalankan. Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tahapan kegiatan sekaligus aspek teknis yang perlu diperhatikan selama proses berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan pada hari kedua ini dipandu langsung oleh Intan Taufik, S.Si., M.Si., Ph.D. yang merupakan dosen SITH ITB, bersama Syifa Salsabilla, salah satu peneliti kopi di Berlian Biotech (Catur Group).

Selanjutnya, peserta melakukan pengukuran parameter penting dalam fermentasi, seperti pH, suhu, dan kadar gula (brix). Kegiatan ini menjadi langkah krusial dalam membaca kondisi fermentasi secara kuantitatif, sekaligus melatih ketelitian dan ketepatan peserta dalam pengambilan serta interpretasi data.

Suasana laboratorium pada hari kedua terlihat aktif dengan berbagai kegiatan observasi dan diskusi. Peserta melakukan pengecekan langsung terhadap wadah fermentasi, tidak hanya dari sisi data, tetapi juga melalui pendekatan sensori seperti aroma. Selain itu, peserta juga terlibat dalam proses pencucian bahan sebelum memasuki tahap pengeringan, yang merupakan bagian krusial dalam menjaga mutu pasca-fermentasi.

Kegiatan berlanjut dengan tur ke ruang pengeringan dan laboratorium, di mana peserta mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai alur proses produksi serta fasilitas pendukung yang digunakan. Dalam sesi ini, peserta juga melakukan pengamatan terhadap sampel di petri dish, memberikan wawasan tentang aktivitas mikroorganisme selama fermentasi berlangsung. Diskusi kelompok yang intensif turut mewarnai kegiatan, memperlihatkan antusiasme peserta dalam menganalisis data dan mengaitkannya dengan kondisi di lapangan.

Suasana praktik laboratorium dalam rangkaian workshop. Peserta melakukan observasi dan pengolahan sampel secara langsung untuk memahami proses fermentasi.

Peserta juga diperkenalkan pada teknik aktivasi dan inokulasi sekuensial. Tahapan ini menjadi salah satu inti pembelajaran, karena menekankan bagaimana pengaturan mikroorganisme dapat memengaruhi hasil fermentasi secara signifikan. Dengan menggabungkan data yang telah diperoleh sepanjang hari, peserta belajar melakukan troubleshooting serta memahami logika di balik setiap keputusan dalam proses fermentasi kopi.

Memasuki hari ketiga, kegiatan difokuskan pada workshop Controlled Coffee Fermentation Hands-On yang mengintegrasikan seluruh pengetahuan yang telah diperoleh peserta selama dua hari sebelumnya ke dalam praktik yang lebih komprehensif.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen SITH ITB dalam mendorong inovasi di bidang kopi berbasis sains. Dengan menggabungkan pendekatan multidisiplin, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi dalam mengembangkan industri kopi Indonesia yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Kontributor : Trinitaty Bulan M Hutabarat – Biomanajemen (21325017)

Editor: Nita Yuniati

X